Laman

Sabtu, 21 Juli 2012

Tips Mendapatkan Mantan Pacar


Ghiboo.com - Bagi sebagian orang, kembali kepada mantan pacar rasanya gengsi dan tidak etis. Namun, namanya cinta dan sayang jika perasaan itu masih ada, maka tidak jarang ada pasangan yang ingin kepada mantan pacarnya.
Tapi bukan hal gampang untuk balikan sama mantan. Ini ada beberapa strategi atau tips mendapatkan mantan pacar: 

Perbaiki hubungan Anda kembali
Sesekali, telepon dia, main ke rumahnya, atau ajaklah dia jalan. Dengan hal tersebut, kamu memperbaiki hubungan dengan si dia, kamu bisa beradaptasi kembali untuk menerima keadaan atau kondisi yang sedang kamu jalani sekarang ini. 

Dekati teman dekatnya
Dekati teman terdekatnya dan tanya keadaan si dia ke teman tersebut. Pada tahap ini biasanya sang teman tidak memperdulikan Anda, tapi jangan menyerah, jangan khawatir, walaupun terlihat tidak peduli, tapi pasti memikirkannya juga kelak, terus tanya keadaan si dia pada teman tersebut.

Berhentilah mengemis cinta 
Kesalahan yang sering sekali dilakukan adalah mengemis cinta pada mantan anda. Sebenarnya ini merupakan hal paling tidak boleh dilakukan. Sebab dia akan mengambil keuntungan dari itu semua, dia akan menganggap Anda lemah dan tidak punya harga diri. Jadi berhentilah memohon-mohon pada mantan anda untuk balikan.

Jangan menuntutnya
Cinta tidak pernah menuntut seseorang untuk lebih perhatian. Karenanya, Anda dapat hadir di hadapannya dengan menawarkan perasaan terbesar Anda. Untuk menjadi sosok yang diterimanya kembali, Anda perlu menjadi sosok baru yang dicintainya dan tidak selalu menuntutnya dengan berbagai hal. 

Beri hadiah 
Beri hadiah yang paling dia suka, ingatkan kebiasaan yang selalu dia lakukan saat masih dengan Anda.

Jumat, 20 Juli 2012

Sembilan Tanda Anda Harus Kembali ke Pacar Lama !!


Dalam urusan cinta, ada kalanya pepatah "yang lalu biarlah berlalu" memang harus dituruti. Namun pada beberapa kasus, terkadang kekasih di masa lalu justru adalah yang terbaik.
Lalu, jika sang mantan tiba-tiba mengajak "balikan", bagaimana caranya mengetahui apakah dia patut diberi kesempatan kedua?

1. Teman-teman Anda masih berteman dengannya. Jika teman-teman menganggap mantan Anda orang yang menyenangkan untuk diajak berteman, berarti si dia memang patut dipertimbangkan. 

2. Anda belum bisa berhenti memikirkannya. Hubungan sudah berakhir berbulan-bulan, bahkan lebih dari setahun yang lalu, tapi Anda masih sering melamunkan sang mantan. Jika tak sengaja bertemu di suatu tempat, jantung serasa berdegup kencang dan Anda jadi salah tingkah.

3. Dia tak pernah kasar, baik secara fisik maupun secara verbal. Selama masa pacaran dia tak pernah memperlakukan Anda dengan buruk.

4. Perhatikan caranya meminta "balikan". Apakah dia mengirim SMS atau BBM meminta Anda kembali jadi pacarnya secara tiba-tiba, tanpa ada pendekatan terlebih dahulu? Jangan-jangan itu hanya keinginan sesaat, atau ia hanya mendadak rindu pada Anda karena terpicu suatu kenangan, dan berubah pikiran keesokan harinya. Meski sudah pernah berpacaran sebelumnya, meminta rujuk pada mantan seharusnya dilakukan layaknya pedekate sebelum pacaran, bukan dengan cara instan. Setidaknya dia mengajak Anda kencan dulu, minimal satu kali.

5. Anda tahu alasan hubungan kalian gagal di masa lalu, dan bagaimana cara mengatasinya. Misalnya dulu Anda putus dengan dia karena beda agama, pastikan Anda dan mantan sudah tahu solusinya jika ingin kembali bersama. Begitu pun jika alasan putus adalah sifat buruk Anda atau pasangan, misalnya sang mantan terlalu posesif. Bicarakan dan cari solusi masalah tersebut sebelum Anda memutuskan untuk berhubungan kembali. Jika masalah utama tak diselesaikan dulu, percuma saja. Hubungan Anda pasti akan berakhir lagi karena alasan yang sama.

6. Dia tak punya kekasih dan tak sedang mendekati wanita lain. Hanya karena dia bilang masih cinta pada Anda, bukan berarti dia tak bilang cinta juga pada wanita lain. Hati-hati, tak sedikit pria playboy yang menebar jaring pada banyak wanita dan menunggu siapa yang akan memakan umpannya. Bisa jadi Anda hanya sekadar cadangan.

7. Anda lebih bahagia saat masih berpacaran dengannya. Mungkin dulu Anda menganggap sifat cemburu sang mantan sudah tak bisa ditolerir lagi, sehingga Anda memutuskan untuk mengakhiri hubungan. Tapi jika ternyata Anda malah menderita setelah putus darinya, mungkin sebetulnya masih ada cara lain selain putus. Beda halnya jika selama pacaran, Anda dan pasangan menghabiskan 50 persen waktu untuk bertengkar. Jika saat pacaran Anda dibuatnya menangis sedih/kesal seminggu sekali, mungkin memang sebaiknya Anda tak bersamanya lagi.

8. Anda bisa membayangkan sang mantan sebagai suami Anda. Jika Anda merasa dia kurang tepat jadi pria yang akan Anda nikahi suatu hari nanti, buat apa buang-buang waktu dengan kembali menjalin hubungan dengannya? Saatnya mencari pria lain yang lebih tepat.

9. Anda sudah saling memaafkan. Hubungan tak bisa dijalin kembali jika Anda atau sang mantan masih menyimpan dendam dan belum sepenuhnya memaafkan kesalahan yang lalu. Dendam bisa jadi bahaya laten yang sewaktu-waktu bisa meledak dan diungkit kembali dalam pertengkaran.

9 Tanda Cinta Sejati

1. Kamu merasa nyaman dan tenang dengan hubungan yang terjadi diantara kamu. Kamu begitu mempercayai bahwa dia tidak akan menyakiti kamu. Jadi, tidak perlu ada yang namanya cemburu atau khawatir bahwa pasangan kamu bakal selingkuh di belakang kamu.

2. Kamu berdua “sukses” menjalani hari-hari dengan kebersamaan, apakah itu hari yang buruk maupun hari dimana kamu mendapatkan kebahagiaan. Apapun situasi yang dihadapi, kebersamaan senantiasa ada di antara kamu.

3. Dalam cinta sejati tidak ada yang namanya drama, kepuraan-puraan ataupun sandiwara. Sebagai contoh, kamu tidak perlu berpura-pura marah hanya untuk mengetes kesabaran pasangan kamu, atau tidak harus mengikuti acara “Playboy Cap Kabel” hanya untuk menguji kesetiaan pasangan kamu.

4. Tidak ada kekerasaan dalam sebuah hubungan cinta, sedikitpun!

5. Perbedaan yang ada, tidak lantas menjadi jurang pemisah tapi justru jadi perekat untuk hubungan kamu dan kamu berdua bisa lebih mengerti tentang arti “hormat menghormati”

6. Seks atau tanpa Seks, bukanlah sebuah masalah. Bila pasangan kamu hanya memikirkan tentang seks semata, emh…. mending lupain bahwa dia adalah cinta sejati kamu.

7. Dalam cinta sejati tidak ada yang namanya “pengorbanan” yang ada hanya komitmen.

8. Kamu berdua saling mendukung untuk mencapai cita-citanya masing-masing.

9. Tidak ada tekanan, keberatan ataupun isu-isu lain yang bisa menghambat hubungan kamu, entah itu dari teman-teman kamu, sahabat, dan yang terpenting dari pihak keluarga. Mereka “merestui” dengan hubungan yang terjadi diantara kamu.
 
Jadi... apakah anda sudah merasakan 9 tanda Cinta Sejati anda??

Jumat, 13 Juli 2012

9 Cara Redakan Sakit Hati Setelah Putus Cinta


TRIBUNNEWS.COM - Tak ada orang yang tidak merasakan sakit setelah putus cinta, terlebih lagi jika kita berada di pihak yang diputuskan kekasih. Untuk beberapa orang, putus cinta bahkan bisa meninggalkan luka mendalam yang sulit hilang dan berlangsung lama.
Putus cinta memang menyakitkan, tapi cobalah untuk tidak terjebak dalam kesedihan berlarut-larut. Dilansir Your Romance Guide dan dikutip dari Terselubung Blogspot.com, ada sembilan cara yang bisa dilakukan untuk meredakan sakit hati setelah putus cinta:

1. Jangan Bertemu dengan Mantan Kekasih Sementara Waktu
Setelah putus cinta, hindari bertemu atau berhubungan dengan mantan kekasih Anda. Perasaan sayang yang masih ada mungkin mendorong Anda untuk menelepon, mengirim pesan teks atau bertemu dengannya. Tapi tindakan ini justru akan mengingatkan sakitnya putus cinta. Anda harus benar-benar putus hubungan dengan sang mantan, setidaknya untuk beberapa bulan untuk menyembuhkan sakit hati.

2. 'Nikmati' Rasa Sakit Itu
Adalah hal yang sangat wajar ketika kita kehilangan seseorang yang dicintai. Saat merasakan sakit, itu berarti sebuah tanda bahwa Anda sedang dalam proses penyembuhan. Menangislah jika Anda ingin menangis, dan berteriaklah jika memang itu bisa membuat perasaan sedikit lega. Rasa sakit setelah putus cinta bisa menginspirasi Anda untuk mengerjakan sesuatu yang lebih baik, yang tidak pernah Anda lakukan sebelumnya.

3. Menyibukkan Diri
Cara terbaik menyembuhkan luka karena putus cinta dan melupakan mantan adalah dengan menyibukkan diri. Anda tidak akan memikirkan mantan kekasih jika tidak memberi kesempatan otak untuk mengingatnya. Cobalah aktif terlibat dalam berbagai kegiatan. Pilih aktifitas yang Anda senangi. Tidak hanya menyegarkan pikiran, banyak beraktifitas juga mengalihkan pikiran Anda dari sang mantan.

4. Curahkan Kesedihan Anda Hanya Kepada Teman Dekat
Boleh saja menceritakan bagaimana sakit hatinya Anda setelah putus cinta. Tapi bukan berarti Anda bisa membicarakannya ke setiap orang yang Anda temui. Bukannya bersimpati, tindakan ini justru bisa membuat teman-teman menjauhi Anda. Bijaklah dalam menyikapi 'tragedi' putus cinta Anda. Bicaralah hanya pada teman atau orang yang dekat dengan Anda, cukup mengerti Anda dan mau mendengar setiap keluh kesah. Akan lebih baik lagi jika orang tersebut bisa menenangkan, mencarikan solusi dan mendorong Anda untuk melanjutkan hidup.

5. Tumpahkan Perasaan Anda dalam Tulisan
Menumpahkan semua kekesalan dalam tulisan bisa jadi alternatif lain untuk meredakan sakit hati akibat putus cinta. Keluarkan semua rasa sakit, frustasi dan kemarahan Anda dalam buku harian, secarik kertas atau komputer (tapi jangan menyebarkannya ke grup email atau jejaring sosial). Setelah sembuh dari masa
lalu menyakitkan, Anda bisa membacanya kembali sebagai alat introspeksi untuk menjalin hubungan yang lebih baik dengan pasangan berikutnya.

6. Meditasi
Meditasi adalah salah satu tehnik lama untuk relaksasi dan mengendurkan pikiran yang tegang. Duduklah dengan tenang di dalam kamar, tutup mata, ambil nafas dalam-dalam, dan keluarkan secara perlahan. Sambil relaksasi, Anda bisa menjauhkan hal-hal negatif dari pikiran Anda. Nyalakan lilin aromaterapi dan musik instrumental untuk menambah perasaan tenang saat relaksasi.

7. Beri Perhatian Pada Keluarga
Orang tua, kakak maupun adik mungkin adalah orang-orang yang berpengaruh besar pada kehidupan Anda. Mereka akan selalu berada di sisi Anda saat senang maupun susah. Saat menjalin hubungan asmara dengan mantan kekasih, mungkin Anda tidak menyediakan banyak waktu untuk keluarga. Inilah saatnya Anda banyak mencurahkan waktu dan berkumpul bersama keluarga. Coba ajak mereka rekreasi, atau sekedar makan malam bersama. Kehangatan keluarga merupakan obat paling manjur untuk menyembuhkan luka.


8. Fokus pada Karir
Jangan sampai kesedihan mengganggu performa kerja Anda. Mungkin akan sulit berkonsentrasi kerja saat kita didera masalah. Tapi cobalah untuk menjadikan karir sebagai prioritas dalam hidup Anda. Dengan fokus dalam bekerja, tak hanya membantu Anda melupakan sakit hati, tapi juga meningkatkan performa kerja Anda di kantor.

 
9. Nikmati Kesendirian
Sembuh dari sakit karena putus cinta memang bukan hal mudah. Karena itu, Anda butuh waktu menenangkan diri untuk beberapa lama. Jangan langsung mencoba jalin hubungan baru setelah putus cinta untuk pelarian.